Dewirahmawati8's Blog

Main Hakim Sendiri apakah menyelesaikan masalah?

Posted on: May 21, 2013

Belum terlalu malam kejadian ini berlangsung, tepatnya setelah Isya. Pada saat itu saya ada di lantai atas makan malam, namun tiba-tiba terdengar teriakan “maling….maling dari para warga”.  Kemudian saya keluar di teras atas, di jalanan sudah ramai orang-orang keluar dari rumah masing-masing dan berdiri di jalanan.  Rumah saya memang di pinggir jalan, jadi selalu ramai oleh lalu lalang kendaraan bermotor. Akhirnya saya masuk kembali ke dalam rumah dan meneruskan makan. Tapi lama-kelamaan terdengar dekat sekali orang yang berteriak-teriak, ternyata sekarang di depan pagar rumah saya orang-orang ramai berkumpul menghakimi sang maling.  Akhirnya saya turun ke luar rumah dengan hanya memakai mukena atasan, karena buru-buru sehingga tak sempat berganti pakaian dan jilbab. Pagar masih dikunci jadi dari dalam pagar saya bertanya kepada salah seorang warga “ada apa?” Orang tersebut menjelaskan bahwa salah satu maling motornya sudah ketangkap, sedangkan satunya kabur.  Mereka menjalankan aksi kejahatannya  di Apotek sebelah. Maling itu di arak dan diceburin ke got dan di gebukin sampai berdarah-darah dan giginya pada rontok. Astagfirullah, saya berusaha teriak sambil menangis untuk menghentikan perbuatan para warga terhadap maling, namun Ibu saya tidak mengizinkan saya keluar pagar dan pagar tidak dibuka masih dikunci.  Ya…Allah, begitu ganasnya manusia sekarang, ada yang berteriak “bakar…bakar”, membakar hewan yang masih hidup saja di larang agama apalagi ini mau membakar manusia.  Seorang bapak dengan penuh nafsu mengangkat batu besar dan ingin melemparnya ke maling tersebut, namun keberatan sehingga batu di letakkan kembali ke tanah. Alasan mereka supaya kapok tidak ada yang berani maling di sekitar sini lagi, apakah hanya hukuman satu-satunya jalan,  hukuman bukan menjadi orang baik tapi bisa menjadi lebih jahat. Rasul bersabda, “seorang muslim adalah bersaudara, tidak boleh membiarkannya teraniaya & tidak boleh merendahkannya. “Takwa itu letakknya di sini……”  Dan beliau mengisyaratkan ke dadanya. Perkataan ini diulang 3 kali. cukup besar kesalahan seseorang apabila dia menghinakan/merendahkan saudaranya sesama muslim. Setiap muslim terlarang menumpahkan darahnya (membunuh/melukai)……..(HR.Muslim)

Di manakah nurani mereka yang main hakim sendiri atas kesalahan maling? apa mereka tau alasannya kenapa orang itu berbuat maling? bisa saja karena lapar atau keluarganya ada yang sakit, ga ada di dunia ini orang yang mau berbuat maling, walaupun perbuatan mereka tidak bisa dibenarkan. Apa mereka berpikir panjang, jika maling itu cacat kemudian setelah keluar penjara siapa yang akan menghidupi anak istrinya? Bayangkan anak istrinya yang melihat bapaknya digebukin warga. Saya saja yang bukan siapa-siapa dan bahkan tidak mengenal sama sekali dengan maling tersebut merasa sakit dan sedih melihat perlakuan warga, andaikan pagar tidak digembok saya bisa keluar rasanya ingin menghentikan perbuatan warga dan melindungi maling itu. Ini bukan masalah siapa yang benar dan siapa yang salah, tapi ini masalah kemanusiaan. Padahal orang punya motor yang dimaling saja tidak melakukan aksi brutal, bagaimana kalau yang punya motor berbaik hati dan memaafkan maling karena mengetahui alasannya? semua bisa selesaikan tanpa harus ada kekerasan. Memberi pelajaran yang mendidik memang sulit. Seorang polisi pun tidak bisa berbuat terlalu banyak karena di kepung warga yang marah, padahal polisi sudah melepaskan tembakan ke langit supaya warga menghentikan kekerasan terhadap maling.  Setelah bantuan TNI, akhirnya maling itu naik ke mobil aparat dan diamankan. Apakah ada rasa puas setelah menghakimi orang lain? begitu kerdilnya hati manusia yang mengikuti hawa nafsunya. Semoga Allah membukakan mata hati orang-orang tersebut dan sang malingpun tobat kembali ke jalan yang benar. Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: