Dewirahmawati8's Blog

Jabal Tsur menjadi bukti nyata bahwa pertolongan Allah begitu dekat

Posted on: March 13, 2013

Image

Jalan-jalan di kota Mekkah dengan menggunakan bis bersama rombongan, salah satu tempat yang di ziarahi adalah Bukit/Jabal Tsur. Sang supir menyetel lagu Indonesia zaman dulu yang belum penah saya dengar, mungkin karena kita bukan seangkatan. Sepanjang perjalanan kita bisa melihat bangunan kota Mekkah yang sudah modern, relatif sedikit lahan yang belum tersentuh pembangunan.  Jabal Tsur berjarak ±7 km dari Masjidil Haram, tinggi bukit ± 755 m (termasuk jajaran bukit yang tertinggi di kota Mekkah) dan luasnya ±10 km persegi. Bis yang membawa kami parkir di bahu jalan bersama bis-bis rombongan jamaah lain.  Sebelum turun dari bis selalu ingat di mana posisi bis kita di parkir atau mencatat no plat mobil dan bendera rombongan yang selalu di pasang di spion. Hal ini memudahkan kita untuk kembali ke bis.  Sampai di kaki Jabal Tsur, kami berfoto ria. Teriknya matahari tidak terlalu terasa karena hati senang walaupun kadang harus berkaca mata hitam karena penglihatan yang silau. Kami beserta rombongan tidak naik ke Jabal Tsur yang terdapat gua Tsur, mengingat banyak yang sudah sepuh, jalanan berbatu dan kondisi curam. Biasanya orang-orang Asia jarang yang naik ke atas, karena memerlukan energi yang kuat untuk mencapai gua Tsur harus mendaki selama ± 1 jam.  Selain itu, jika ingin masuk ke dalam gua yang sempit harus bertiarap dan setelah masuk hanya dapat duduk saja.  Bukit ini di namakan Jabal Tsur karena bentuknya seperti Tsur/lembu.

Jabal Tsur merupakan saksi sejarah yang masih ada hingga saat ini.  Ketika hendak hijrah ke Madinah untuk menyebarkan agama Islam, Rasulullah SAW dan Abu Bakar Ashiddiq ra pernah berlindung di Jabal Tsur.  Mereka bersembunyi di gua sempit itu untuk menghindari kepungan orang Quraisy yang tidak menginginkan Islam menyebar ke luar Mekkah.  Bahkan ada sayembara onta 100 ekor jika dapat menangkap Nabi Muhammad dalam keadaan hidup atau mati. Atas petunjuk Jibril, Rasul berserta sahabatnya aman selama 3 hari 3 malam di gua Tsur.  Sebenarnya, sebagian orang-orang kafir Quraisy saat mengejar Rasulullah SAW telah sampai di Gua Tsur, namun ada keajaiban mereka melihat gua tersebut tertutup oleh sarang laba-laba dan nampak burung merpati yang sedang bertelur di sarangnya dekat gua tersebut. Maka, kaum Quraisy berkesimpulan bahwa Rasulullah SAW dan Abu Bakar Ashiddiq ra tidak mungkin bersembunyi di gua tersebut.

Kami hanya diberi waktu 15 menit untuk melihat-lihat kaki bukit Jabal Tsur, sebelum kembali ke bis dan melanjutkan perjalanan. Di Jabal Tsur, kita akan melihat onta untuk para jamaah yang ingin berpose bersama onta.  Tidak banyak pohon di sekitar bukit Jabal Tsur, hanya di pinggiran jalan saja sehingga masih gersang.  Ketika mengunjungi Jabal Tsur kami memakai seragam putih, sehingga kaki jabal berubah warna menjadi putih.  Demikianlah ceritaku di Jabal Tsur yang menjadi bukti nyata bahwa pertolongan Allah SWT  begitu dekat.  Ketika kita menolong agama Allah, maka Allah akan selalu bersama hambaNya. Jangan pernah meragukan pertolongan Allah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: