Dewirahmawati8's Blog

jodoh…jodoh…

Posted on: September 11, 2009

Perkenalan 3 bulan langsung merit, dengan 3 kali pertemuan, pertama kenal, kedua lamaran, ketiga nikah. Sangat sederhana yang dilalui temanku satu ini dalam menemukan jodohnya. Sebutlah mba Ita (nama samaran). Wanita karier yang harus merelakan pekerjaan dan keluarganya setelah pernikahan karena harus mengikuti suami ke Jawa. Mba Ita sejak kecil hingga dewasa tak pernah berpisah dengan orang tuanya dan tak akan pernah mau jika harus di boyong ke laur kota, tapi jalan hidup menentukan lain. Saya tau tipe mba Ita yang perfect, begitupula dalam memilih suami. Pernah ada seorang pria yang mencoba mendekati mba ita, mba Ita bilang itu bukan tipeku. Seiring waktu berjalan tiba-tiba saya mendapat undangan pernikahan dari mba Ita dengan mas Toni (bukan nama sebenarnya). Padahal kemarin saya dengar sedang berhubungan dengan Pandu (bukan nama sebenarnya).  Wuih…..mba Ita yang kita kenal memperoleh jodoh dari kaca mata yang berbeda dari selama ini, pria yang berperawakan gemuk, berkulit hitam dan berjenggot, pekerjaan PNS dan usianya lebih muda dari mba Ita. Jangan hanya melihat kulit luar, itu yang mba Ita katakan tapi benar juga. Kita hanya berencana, Allah lah yang menentukan, Allah jugalah yang memutar balikkan hati sesuai kehendak-Nya.

Belajar dari pengalaman teman saya ini, hari ini berkomitmen dengan panjul, besok atau lusa siapa yang bisa jamin, kita akan berjodoh dengannya. Ya…kita ga pernah tau bagaimana dipertemukan dengan jodoh kita.  Walaupun sejuta kali kita menolak si “dia” tapi kalau garis hidup menyatakan itu bagian rusukmu.  Apa mau dikata. maka bersatulah dalam perahu rumah tangga. Allah Maha mengetahui mempersiapkan yang terbaik bagi umatnya. Begitupula semilyar cinta untuk partiyem, sutinem, painem dll jika maha kuasa tak mengizinkan tak akan pernah terjadi pernikahan. Jangan khawatir hati yang tenang bisa melihat jernihnya rahasia kehidupan. Cinta manusia ada batasnya, sedangkan cinta Tuhan tak berujung. Kita hanya mengikuti skenario Tuhan, sebagai seorang sutradara sudah tersedia naskah hidup yang mesti kita perankan.  Kita hanya sebagai aktris dan aktor di panggung dunia.  Yakinlah semua ada jalannya, hidup ga usah dibikin ribet, jalanin saja sampai tempat peristirahatan terakhir tiba. Memupuk kasih pada tanaman titipan-Nya akan muncul buah keberkahan.  Jangan pernah menyesali kisah takdir yang telah di buat oleh Tuhan. Karena kita sendiri yang sudah menyetujui kontrak hidup sejak dalam rahim bunda. Manusia yang emosinya cerdas cendrung lebih sukses, lebih nyaman dalam membina hubungan interpersonal, lebih kreatif dalam menyelesaikan persoalan, dan lebih sehat secara fisik dan metal.  Jodoh adalah rahasia-Nya.  Iya to…..mantap to…he..he…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: