Dewirahmawati8's Blog

Siraman yang tak biasa

Posted on: September 10, 2009

Selama bulan ramadhan saya biasanya jam 16.00 wib sudah di depan TV nonton acara tablig akbar di TV ONE sambil masak untuk berbuka, kebetulan tv dan dapur berdekatan.  Siraman rohani kali ini beda karena langsung dengan narasumber Pak Jamil Azzaini yang berkomentar secara ekspresif sehingga waktu tak terasa ketika mendengarkan beliau berpetuah.  Tepatnya Jum’at yang lalu beliau mengisi di kantor saya.  Sebelum acara di mulai beliau minta para audien mengangkat tangan kanannya dan menepukkan ke bahu sebelah kiri kawannya dengan ngomong Pak…Pak.. Bu…Bu…tolong matikan Hpnya atau silent ya! sebagai tanda akan di mulainya presentasi supaya tidak mengganggu acara ceramah. Gambar pertama yang dimunculkan adalah seorang tokoh yang hidup sukses mulia, punya harta melimpah dan anak-anak angkat yang banyak. Beliau kemudian bercerita tentang Bapak angkatnya yang merantau di jakarta mengadu nasib pada awalnya sebagai pedagang di tanah abang, namun dia berpikir enak ya kalau jadi pegawai tapi mana mungkin sekolah saja tamatan SMA. Impiannya adalah menjadi pegawai yang kerja di dalam ruangan sehingga tak harus berpanas-panasan.  Suatu hari terjadi musibah kamtib pasar merazia, barang dagangannya pada hancur ada yang kena tendangan.  Maka mulailah Bapak angkatnya tersebut melamar di citibank sebagai OB. Setelah 19 tahun kemudian bisa menjadi vice president citibank, suatu hal yang spektakuler daeri sekian ratusan OB hanya Bapak angkatnyalah satu-satunya orang yang bisa menduduki posisi tertinggi.  Karena ada kemauan, kerja keras semua bisa terjadi. Pak Jamil ke mekah bawa proposal hidup ketika mengelilingi ka’bah beliau bawa proposal hidup tersebut. Jadi kita harus punya propoposal hidup sebagai tujuan.Pak Jamil mengatakan bahwa dalam hidup perlu expert + aset + epos (energi positif), sebagai contoh Valentino Rossi expert di bidang balapan, mempunyai aset berupa mesin yang canggih, dan epos berupa bahan bakar premium. Tak akan berhasil sebagai contoh jika Rossi diganti dengan bajuri atau untuk balapan Rossi naik bajaj, atau memakai bahan bakar oplosan.  Kisah lain yang diceritakan adalah tukang beca naik haji, setiap jum’at menarik beca tanpa mau di bayar hanya meminta doa kepada yang naik becanya supaya dia dan istrinya bisa naik haji. Akhirnya mereka bisa juga naik haji karena suatu hari bertemu dengan seseorang yang memang mencari orang untuk di hajikan, ini berarti energi positif yang cair.

Tabungan energi positif yang kita punya bisa cair berupa Harta,Tahta, Kata dan Cinta.

Pak Jamil jika pergi menginap ke luar kota maka ada komitmen harus cium istri terlebih dahulu sebelum pergi dan istrinya mengantarkan sampai pintu. Namun tak berlaku untuk hari itu, karena lupa memberi tahu bahwa sudah janji bersama keluarga ke Ciater, namun karena ada undangan pekerjaan ke luar kota sehingga janji tersebut di batalkan. Istri marah dan ketika mau berangkat menutupi mukanya dengan bantal. Perasaan selama perjalananpun tak enak.  Ya…Allah saya meminta jika saya masih memiliki epos (energi positif) tolong cairkan dalam bentuk cinta, akhirnya tak berapa lama istrinya sms bahwa minta maaf kalau dia marah dan egois tadi. Cinta orang-orang disekeliling kita memang penting. Suami pulang sudah disuguhi teh manisa dan senyum manis, sudah luluran rempah,duh…senangnya salah satu contoh epos dalam rumah. Kalau sudah begini gimana mau mencari teteh yang lain he……he…..begitu kata beliau.  Bener juga bedandan untuk suami adalah ibadah, trus biar lengket kaya perangko kali ye…

Seorang pimpinan jika kata-kata kita sudah tidak didengar berarti ada yang salah sama kita jadi harus intropeksi diri dulu sebelum menyalahkan orang lain. Seorang ibu yang menasehati anaknya bila epos berupa kata cair maka sang anak akan patuh dengan nasehat ibunya.

Hati-hati bila sudah Eneg (energi negatif) yang cair sebagai contoh seorang direktur korupsi 152 juta dan uang itupun akan habis untuk mengobati narkoba anaknya. Ada seorang pengusaha dari perusahaan minyak, dapat pensiun sekitar 1 milyar lebih. Pak Jamil menyarankan untuk di keluarkan zakatnya 100 juta, ha…banyak amat, orang tersebut tidak mau.  Hidupnya memang berdasarkan transaksi saya memberi apa yang saya dapat, padahal hidup tidak bisa begitu. Akhirnya uang tersebut untuk bisnis dalam waktu 4 bulan habis ludes uangnya + dia pun gila di masa tuanya.  Ada namanya DP, belum apa-apa sudah mendapat keberuntungan, uang melimpah dengan cara yang tak biasa atau seseorang belum bekerja kok untung terus, beda dengan orang itu yang kerja keras namun bernasib malang.  Maka tunggu saja balsannya nanti apa yang masuk sama dengan yang keluar. Mudahan kita tidak sampai demikian. Semakin tua semakin enak dan tidak menyusahkan orang lain. Amin.

Perbanyak epos hidup bisa sukses mulia.  So semasa hidup kita menabung kebaikan sehingga suatu saat cair.  Seperti ketika kita ke bank mau ambil uang tapi ga pernah nabung gimana mau di kasih oleh pihak bank  Saya sendiri memulai pagi dengan senyum, tebar senyum sebagai modal awal menabung energi positi he..he..Liat sja deh sebagian besar pose foto saya pasti sedang tersenyum.  Hidup ini emang indah,penuh warna…..Senyuman tidak merugikan kita apa-apa tetapi memberikan sesuatu yang luar biasa. Senyuman memperkaya orang yang menerima, tanpa menjadikan orang yang memberikannya lebih miskin. senyuman hanya memerlukan waktu sebentar, namun ingatan akan senyuman kadang tinggal selamanya. Tak seorangpun yang begitu kaya atau kuat tidak bisa melakukannya dan tak seorangpun yang begitu miskin sehingga tidak bisa diperkaya olehnya. Senyuman menciptakan kebahagiaan di rumah, memupuk kemauan baik dalam bisnis dan merupakan simbol persahabatan. Senyuman membuat orang yang lelah merasa santai, menguatkan orang yang putus asa, memberikan kehangatan kepada orang yang sedih, dan merupakan obat alam untuk orang yang bermasalah. Tapi senyuman tidak bisa dibeli, diminta, dipinjam, atau dicuri; karena senyuman adalah sesuatu yang tidak berharga bagi siapapun kecuali jika senyuman itu diberikan kepadanya. Ada orang yang terlalu lelah untuk memberikan senyuman. Berilah mereka senyumanmu, karena tak seorangpun yang sangat memerlukan senyuman seperti halnya orang yang tidak punya apa-apa untuk diberikan.

1 Response to "Siraman yang tak biasa"

Let’s smileeee… hihihiiiiiiiiiiiiii

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: