Dewirahmawati8's Blog

Gempa di bumi dan di hati

Posted on: September 4, 2009

Baru 2 hari yang lalu tepatnya 2 September 2009 pukul 14.55 wib terjadi gempa di bogor.  Pada saat kejadian tersebut, saya ada di depan komputer, rasanya tidak percaya ada gempa, saya pikir sedang pusing dan tekanan darah lagi drop, tapi semua barang di sekitar saya bergoyang tidak wajar baik meja, komputer dan perangkatnya. Bukannya buru-buru keluar dari gedung, saya hanya bisa terdiam, merasakan beberapa menit getaran tersebut sungguh kencang.  Saya mencoba untuk tetap tenang, tapi setelah gempa tersebut selesai baru lemes juga memikirkan andaikan sesuatu yang buruk terjadi. Bersyukur Allah swt masih melindungi saya.  Tepat jam 15.00 wib saya langsung pulang kantor, sepanjang jalan saya melamun memikirkan gempa tadi sungguh seram, karena baru pertama kali merasakan gempa yang sangat kuat, sampai-sampai tak sadar saya jatuh ke parit. Walah…aroma tak sedap jelas muncul, akhirnya saya mampir dulu ke rumah kaca di dekat situ, karena kalau terus melangkah pasti sangat menggangu diri sendiri dan orang lain, salah satu membahagiakan orang lain berarti jangan sampai orang lain tak nyaman di dekat kita. Akhirnya saya numpang cuci rok dan kaos kaki, untung ada sabun lumayan ada wangi-wanginya.  Untungnya saya pakai rok batik bercorak hitam putih, jadi walaupun basah di pakai ga begitu kelihatan.  Setelah selesai saya melanjutkan perjalanan.  Liat kaki ada perih ternyata lumayan lecet dikit ini kaki, sampai sekarang masih terasa.

Tak berapa lama kakak saya yang berda di kalimantan menelpon menanyakan keadaan saya dan memberitahukan juga kalau pusatnya di Tasik, gubrak……..saya kaget, karena berpikir gempa hanya terjadi di Bogor, ternyata Jakarta dan Jawa Barat. Dia liat di TV kekuatan gempa tersebut sangat besar 7.3 SR, kedalaman 30 Km. Padahal keluarga sebelah papaku ada banyak di Tasik bagaimana keadaan mereka? Alhamdulillha ternyata baik-baik saja, walaupun ada mesjid yang rata dengan tanah di daerah Cigalontang.

Gempa ini mengguncang bumi sehingga menghancurkan bangunan-bangunan yang meninggalkan puing-puing yang berserakan, longsor dll.  Entah berapa banyak korban yang luka-luka dan meninggal.  Gempa tektonik membuat semua orang heboh, bisa dilihat pemberitaan di TV, para pegawai lari dari gedung, rapat di KPU dihentikan, pengadilan negri di tunda sampai pertemuan di istana negara pun kena imbasnya.  Musibah datang memang tidak pandang bulu, bisa menimpa siapa saja mau rakyat jelata atau pejabat, mau kere atau konglomerat.

Semoga kejadian ini membawa hikmah kepada setiap insan. Intropeksi diri juga bagi kita semua. Apa mungkin gempa ini adalah teguran dari Tuhan karena sudah muak dengan prilaku manusia yang mengotori bumi dengan perbuatan nista dan tak lagi memperhatikan  alam?  Saya berharap gempa mengguncang hati manusia juga untuk mengeluarkan energi positif atau selalu berbuat kebaikan.  Waktu terus melaju tanpa bisa kita hentikan.  Manusia selalu ingat bahwa bumi adalah kumparan besar yang melingkarkan semua makhluk dalam kefanaannya. Saat musibah memanggil, saat itu kita tersadar bahwa kita amat kecil dan bukan apa-apa.  Saat sujud yang panjang begitu dekatnya kita dengan tanah asal hidup kita.  Amallah yang menguatkan kita di jalan Allah swt.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: