Dewirahmawati8's Blog

kita bukan patung

Posted on: July 14, 2009

Hari ini terasa begitu singkat, pagi dengan setumpuk pekerjaan yang harus diselesaikan,tak terasa sekarang sudah malam, angin berhembus kencang seolah berkata apa kabar penghuni kos wisma melati? seperti biasa  penuh warna warni ada canda dan tawa, banyak aktivitas yang dilakukan, terutama saya sendiri, nonton tv, buka internet, baca berita ….tertegun sesaat pada salah satu berita sungguh miris diantaranya adik dan kakak diduga pelaku mutilasi.  Polisi berhasil berhasil mengungkap kasus pembunuhan dengan korban dipotong-potong (mutilasi) yang korbannya ditemukan di dalam bus di Terminal Banjar Patoman, Jawa Barat. Motif pelaku mutilasi tersebut belum jelas. Padahal belum juga kita reda dengan pemberitaan seorang anak yang bernama Tegar dianiaya sang ayah tiri, dengan tega menghilangkan kaki anak yang tak berdosa, hanya karena menurutkan hawa nafsunya. Kemarahan atau dendam tak menyelesaikan persolan. Hal itu hanya menyakiti diri sendiri dan orang lain akan menjadi korban. Entah apa yang mereka rasakan ketika melakukan perbuatan yang sangat berdosa.  Padahal dosa itu adalah sayatan luka. Dimanakah nalurinya sebagai seorang manusia, kita bukan patung yang tak punya perasaan.  Patung di buat oleh manusia, sedangkan manusia apakah di buat oleh patung? tentu tidak. Patung dan Manusia adalah dua hal yang berbeda. Makhluk yang diciptakan dengan akal pikiran adalah manusia.  Dengan kejadian ini semoga saya bisa bercermin masihkah menurutkan rasa marah? ketika pintu kemarahan terbuka maka dengan mudah setan masuk.  Patung tak punya genggaman tapi manusia punya genggaman tali keimanan, seharusnya berhati-hati dan mengontrol kemauan dan kecenderungannya. Semoga Allah swt menjaga hati ini. Saya bisa  mencari mutiara di dasar hati dengan menyingkap ilmuNya.  Ya..allah kenalkan saya pada diriku sendiri, karena jiwa manusia banyak menyimpan misteri.  Misteri hati dan jiwa manusia sulit dikenali dengan baik kecuali dengan bantuan Allah swt kepada kita. Seorang ulama pernah berkata mengenali diri sendiri lebih sulit dan lebih halus daripada mengenali musuh. Kita bukan patung yang tak punya hati, tapi kita makhluk yang bisa berhati mulia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: