Dewirahmawati8's Blog

Cerita Antara Jeddah dan Mekkah (Part haji)

Posted on: February 13, 2013

Image

              Dari bandara Jeddah, perjalanan selanjutnya ke Mekkah Al-Mukaromah. Di dalam bis, kami di beri makanan nasi kotak dan satu botol minuman.  Pengumpulan pasfor juga di lakukan di dalam bis ini untuk di serahkan ke supir.  Jarak tempuh sekitar ± 75 km dari Jeddah ke Mekkah,  hampir sama  dengan jarak Jakarta-Bogor (via tol Jagorawi), dapat ditempuh ±1 jam perjalanan.  Namun Bis kita berhenti di beberapa tempat sehingga memakan waktu lebih dari satu jam.  Semua kendaraan menuju Mekkah harus melewati pos pemeriksaan (check point) kepolisian Arab Saudi di perbatasan kota Jeddah yaitu di daerah Amir Pawaz.   Di pos pemeriksaan hanya supir yang turun untuk pengecekan pasfor masing-masing para penumpang bis.  Setelah pengecekan selesai,  bis melaju kembali  dan berhenti di tempat pembagian kartu maktab (tempat menginap) dan gelang berwarna biru untuk para jamaah.  Kartu tersebut telah dilaminating yang menunjukkan lokasi maktab dengan tulisan berbahasa Arab yang berisi identitas lokasi pemondokan dan kartu ini harus dibawa kemanapun jamaah pergi agar memudahkan pencarian lokasi pemondokan jika tersesat atau minta petunjuk petugas.  Jika lupa membawa kartu bisa juga menunjukkan gelang biru. Walaupun perjalanan kami masih suasana gelap namun jalanan masih terlihat dengan sorotan lampu kiri kanan.  Di Sepanjang jalan Jeddah-Mekkah tampak banyak bangunan gedung menghiasi bukit-bukit batu dan padang pasir, seperti tempat bermain, perkantoran, sekolah, toko mini, pompa bensin dan restoran cepat saji.  Sisi kiri-kanan jalan juga sudah banyak terlihat papan-papan iklan, seperti iklan hotel, iklan sekolah dan foto pejabat pemerintahan Arab Saudi.

            Sebelum shubuh kami sudah sampai di kota Mekkah dan di  sini jamaah haji bisa beristirahat di pondokan maktab.  Koper-koper diturunkan oleh kuli-kuli dan di bawa ke lantai masing-masing jamaah tempat menginap.  Pasfor kami selanjutnya di simpan oleh petugas maktab.  Petugas maktab memberi kunci dan memberitahukan kamar-kamar yang bisa ditempati kepada ketua rombongan yang lebih dahulu turun dari bis.  Kemudian ketua rombongan membagi  ruangan yang ditempati di pemondokan sesuai dengan nomor regu. Kamar antara jamaah laki-laki dan perempuan meskipun suami-istri sekalipun dipisah karena jamaah dalam keadaan berihram.  Lantai 7 terdapat kamar saya beserta satu rombongan lainnya. Masing-masing berisi 5 – 8 orang/kamar tergatung besar kecilnya kamar dengan single tempat tidur.  Fasilitas di maktab terdapat kamar mandi, mesin cuci, AC dan dapur yang dilengkapi kompor gas, kulkas serta dispenser air minum.  Maktab ini terletak di wilayah Misfalah 43 sekitar ± 2.5 Km dari Masjidil Haram. Di sini kami tidur sejenak sebelum melanjutkan ibadah umroh di Masjidil Haram.  Tak henti-hetinya mengucapkan syukur koper dan orangnya sudah diberikan keselamatan dan kemudahan untuk mencapai kota Mekkah.  Karena suka ada kejadian koper hilang, tertukar, rusak dll sehingga ketika di rumah saya berinisiatif mengaji di depan koper dan berdoa memohon perlindungan untuk koper saya kepada Allah SWT.  Allah SWT benar-benar menjamu tamuNya dengan segala kebaikan. Mari kuatkan tekad kita semua untuk menjadi tamuNya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: